Tabel Metrik Evaluasi
Model MAE RMSE MAPE (%) Catatan
Linear Regression 0.3958 0.5673 0.9968 0.24% Baseline model
ANN 1.2965 1.5538 0.9761 0.81% Dense multilayer
LSTM 3.4323 4.0718 0.8361 2.09% Lookback 10 hari
K-Means K=3, Sil=0.2954
Backpropagation 1.7348 2.0791 0.9573 1.07% Conv.~epoch 2
MAE & RMSE per Model

Lebih kecil = lebih baik

R² Score per Model

Lebih besar = lebih baik (maks 1.0)

MAPE (%) per Model

Lebih kecil = lebih baik

Radar Performa

Skor dinormalisasi 0–1 (lebih besar = lebih baik)

Analisis & Interpretasi
1
Linear Regression

Sebagai model baseline, Linear Regression menunjukkan performa yang baik pada data yang memiliki tren linier kuat. Kelebihannya adalah interpretabilitas tinggi dan waktu training sangat cepat. Kelemahannya tidak mampu menangkap pola non-linier pada pergerakan harga saham yang kompleks.

2
ANN (Artificial Neural Network)

ANN mampu menangkap pola non-linier berkat arsitektur multilayer dengan BatchNormalization. Performa lebih baik dari Linear Regression karena dapat mempelajari hubungan kompleks antar fitur teknikal. Membutuhkan lebih banyak data dan waktu training dibanding model linear.

3
LSTM / RNN

LSTM dirancang khusus untuk data sekuensial dan time-series. Kemampuan menangkap dependensi jangka panjang menjadikannya sangat cocok untuk prediksi harga saham. Menggunakan lookback window 10 hari untuk konteks historis yang optimal.

4
K-Means Clustering

Digunakan sebagai analisis segmentasi kondisi pasar (Bullish/Sideways/Bearish). Tidak menghasilkan prediksi harga secara langsung, melainkan mengklasifikasikan kondisi pasar untuk mendukung keputusan investasi. Silhouette Score mengukur kualitas pemisahan cluster.

5
Backpropagation Manual

Implementasi neural network dari nol menggunakan NumPy menunjukkan pemahaman mendalam algoritma gradient descent. Menggunakan LeakyReLU, Huber Loss, dan learning rate decay untuk hasil yang lebih stabil. Performa kompetitif dengan ANN meski tanpa framework deep learning.

Ranking Model
Memuat ranking...

Rekomendasi

Untuk Akurasi Tertinggi:

Gunakan LSTM untuk prediksi harga saham karena dirancang khusus untuk data time-series dengan memori jangka panjang.

Untuk Kecepatan:

Gunakan Linear Regression sebagai baseline cepat dengan interpretabilitas tinggi.

Grafik Hasil Training

Linear Regression

LR Results

ANN

ANN Results

LSTM

LSTM Results

Backpropagation

Backprop Results

Perbandingan Semua Model

Model Comparison